Anda sedang menggunakan OPAC UGM yang terhubung ke beberapa unit/fakultas di UGM..Untuk pencarian koleksi, perhatikan LOKASI di mana koleksi tersebut berada ..

428 yas m

Makian dalam film SKINS seri 1 episode 1 / Muhammad Yazir -S2.LING

Yazir, Muhammad

Abstract:

Intisari:Tesis ini berjudul Makian dalam Film SKINS Seri 1 Episode 1. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk makian, makna makian dan faktor sosial yang mempengaruhi makian dalam film SKINS seri 1 episode 1. Data penelitian ini bersumber dari film drama remaja yakni SKINS seri 1 episode 1, dimana film ini mengambil latar belakang di Bristol, Inggris Barat Daya, dimana para penutur disana menggunakan bahasa Inggris British. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pada tahap pengumpulan data diawali dengan teknik simak dan catat. Setelah data dikumpulkan, data dianalisis berdasarkan bentuk, makna dan faktor sosial yang mempengaruhinya. Hasil analisis disajikan dalam data formal yakni tabel dan secara informal yakni deskriptif dalam bentuk kata-kata biasa yang mudah dipahami. Hasil penelitian yang pertama dalam penelitian ini ialah mengenai bentuk makian dalam film drama SKINS seri 1 episode 1. Adapun bentuk-bentuk makian tersebut dapat berupa kata (kata dasar dan kata turunan), frasa (frasa nomina, frasa verba, frasa adjektiva dan frasa preposisi), dan klausa yang hanya berbentuk klausa inti saja. Kemudian hasil penelitian yang kedua yang berkaitan dengan makna makian dalam film darama SKINS episode-1 seri-1 ialah berupa makna metaforis yang berhubungan erat dengan hal-hal taboo yang maing-masing mempunyai referen masing-masing. Adapun referen makian tersebut ialah berkaitan dengan agama (Tuhan), kategori anggota tubuh (Organ Seks), kategori aktivitas seksual, kategori skatologi , berkaitan dengan pelaku atau hasil hubungan seksual dan kategori keadaan mental. Temuan terakhir dalam penelitian ini ialah yang berkaiatan dengan faktor sosial yang mempengaruhi makian dalam film drama SKINS episode-1 seri-1. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa faktor sosial SPKN (setting & scene, participants, key and norm of interaction & interpretation), berhubungan dengan fungsi emotif dari tuturan makian itu sendiri, sehingga menyebabkan persentasi kemunculan suatu makian yang fungsi emotifnya banyak akan menimbulkan persentase penggunaan yang banyak juga.

kembali

Penerbit : Program pascasarjana FIB UGM, 2017
Tahun 2017
Deskripsi xv+88 hal; m30 cm; bibl
No Klasifikasi 428 yas m
Bahasa Indonesian
Jenis Penelitian Tesis
Subyek Bahasa Inggris
Kata Kunci makian, bentuk, makna, faktor sosial, fungsi emotif
Jumlah Eksemplar 1
Barcode No. Inventaris Lokasi
  174866FIB   174866FIB   Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya